Mengenal Level Piramida Keuangan, Mengejar Target Finansial

Setiap orang harus pandai dalam melakukan manajemen keuangan agar bisa mencapai tujuan finansial yang diinginkan. Untuk bisa menerapkan manajemen keuangan dengan baik, Anda perlu mengenal dan memahami konsep piramida keuangan. Konsep ini mungkin masih asing bagi Anda dan banyak yang masih belum mengetahuinya.

Piramida keuangan atau financial planning pyramid adalah konsep perencanaan keuangan dengan cara menyusun dan mengelompokkan sejumlah prioritas. Penyusunan prioritas tersebut dibuat layaknya bentuk piramida. Seperti bentuk piramida yang mengerucut, konsep keuangan ini seperti membangun pondasi dari bawah yang kokoh hingga perlahan naik dan semakin mengerucut.

Untuk bisa menerapkan konsep piramida keuangan, Anda dituntut untuk memiliki keterampilan dalam mengelola keuangan. Salah satu langkah untuk memudahkan Anda mengelola keuangan adalah dengan memiliki rekening bank. Dengan rekening bank, kegiatan keuangan Anda jadi lebih mudah terkontrol sehingga piramida keuangan bisa Anda capai. Lantas apa saja level dalam piramida keuangan?

Level dalam Piramida Keuangan

Piramida keuangan memiliki tiga bagian atau level, yaitu keamanan keuangan, kenyamanan keuangan, dan distribusi kekayaan. Berikut ini penjelasan dari tiga level piramida keuangan tersebut.

Keamanan Keuangan

Level pertama atau paling bawah dalam piramida keuangan adalah keamanan keuangan atau wealth protection. Level ini berisi prioritas yang harus Anda kelompokkan dalam manajemen keuangan untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat jangka pendek dan menyeimbangkan cash flow.

Keamanan keuangan berada di level bawah dengan artian agar Anda memiliki pondasi dan stabilitas keuangan terlebih dahulu. Jadi terlebih dahulu Anda harus mampu menjaga kondisi finansial untuk mencukupi kebutuhan hidup, seperti makan, transportasi, tempat tinggal, dan sebagainya. Prinsip keuangan dalam level ini adalah menjaga arus kas tetap stabil.

Kenyamanan Keuangan

Tahapan atau level selanjutnya adalah kenyamanan keuangan. Bagian ini juga sering disebut sebagai akumulasi kekayaan atau wealth accumulation. Jika level sebelumnya fokus pada tujuan keuangan jangka pendek, maka di tahap ini Anda harus fokus ke kebutuhan keuangan jangka menengah dan jangka panjang.

Pada level ini Anda dapat mengalokasi uang untuk keperluan yang sifatnya hiburan dan memberikan rasa nyaman, berbeda dengan level pertama yang hanya kebutuhan utama saja. Jadi Anda bisa memakai uang untuk membeli kebutuhan tersier, liburan, dan sebagainya. Dalam artian, pada level ini seseorang harus mampu memiliki kenyamanan dari segi finansial.

Distribusi Kekayaan

Level paling atas dari piramida keuangan adalah distribusi kekayaan atau wealth distribution. Level ini bisa tercapai setelah Anda memiliki pondasi keuangan yang kuat dan sudah merasakan kenyamanan finansial. Pada tahap ini Anda bisa mengalokasikan kekayaan untuk kebutuhan jangka panjang, seperti warisan, investasi, hingga dana pensiun.

Distribusi kekayaan setiap orang bisa berbeda-beda. Selain itu, alokasi kekayaan juga disesuaikan dengan kemampuan keuangan atau jumlah besaran aset yang dimiliki. Saat melakukan distribusi keuangan, pastikan Anda mengalokasikannya dengan tepat dan sesuai kebutuhan.

Kuadran Usia untuk Tujuan Keuangan

Dalam memahami konsep piramida keuangan, Anda juga perlu mengetahui kuadran usia. Sebab tujuan keuangan seseorang juga dipengaruhi oleh kuadran usia masing-masing orang. Berikut ini penjelasan mengenai kuadran usia.

Kuadran I: Gen Z

Kuadran I merupakan golongan orang-orang yang masih berada dalam fase belajar dan bermain. Jadi kondisi keuangannya masih ditanggung oleh orang tua. Jika mengacu waktu saat ini, kuadran I adalah mereka para Generasi Z yang lahir pada tahun 2001 hingga 2010.

Kuadran II: Generasi Y/Milenial

level generasi milenial
pict : Freepik

Kuadran II merupakan golongan orang-orang yang terdiri dari dua kategori, yaitu single dan telah berkeluarga. Bagi seorang berstatus single, kondisi keuangan mereka berada dalam tahap mengumpulkan dana untuk memenuhi berbagai keperluan, seperti beli rumah, belanja makanan, persiapan menikah, dan pendidikan anak, dan sebagainya. Kuadran II adalah para Generasi Y atau milenial yang lahir tahun 1981 sampai 2002.

Kuadran III: Generasi X

Kuadran II merupakan seseorang yang kondisi keuangannya dalam fase mengumpulkan dana untuk kebutuhan yang jumlahnya besar. Kebutuhan yang dimaksud, seperti biaya hidup anak, persiapan pensiun, rencana ibadah haji, dan sebagainya. Kuadran III adalah para Generasi X yang lahir tahun 1961 hingga 1980.

Kuadran IV: Generasi Baby Boomers

Kuadran IV merupakan seseorang yang kondisi keuangannya dalam fase menyiapkan dana untuk generasi selanjutnya dan kesejahteraan hidup sendiri. Kebutuhan dalam fase ini, seperti dana pensiun, dana untuk kesehatan, hingga mencukupi kesejahteraan anak-anaknya. Kuadran IV adalah para Generasi Baby Boomers yang lahir tahun sebelum 1960.

Setelah memahami daftar atau tingkatan kuadran usia di atas, Anda jadi tahu berada pada kuadran ke berapa. Mengetahui kuadran usia sangat penting untuk menyusun daftar prioritas keuangan Anda dan menerapkan strategi finansial yang tepat.

Menggunakan Rekening Online untuk Menabung

Dengan memahami konsep piramida keuangan, Anda jadi tahu level keuangan Anda. Selain itu, konsep tersebut juga dapat membantu Anda untuk menentukan strategi yang tepat dalam manajemen keuangan. Kemampuan dasar yang harus Anda miliki dalam hal finansial adalah keterampilan mengelola atau manajemen keuangan. Untuk memudahkan Anda dalam mengelola keuangan, Anda perlu memiliki rekening bank.

Dengan rekening bank, Anda bisa mengontrol dan memantau keuangan secara lebih mudah. Misalnya cek rekening bank, melihat mutasi, memantau cash flow, mengalokasikan tabungan, dan sebagainya. Salah satu rekening online terbaik yang bisa Anda pilih adalah PermataME.

PermataME adalah tabungan online yang disediakan oleh PermataBank untuk memudahkan pengelolaan keuangan di era digital. Pembuatan rekening PermataME bisa dilakukan secara online menggunakan aplikasi mobile banking PermataMobile X yang bisa diunduh di Play Store dan App Store.

Sejumlah kelebihan yang ditawarkan oleh produk tabungan ini, di antaranya bebas biaya admin tanpa syarat, mendapat bonus saldo di awal, bebas biaya tarik tunai di ATM dan Indomaret, banyak cashback dan diskon merchant, dan gratis transfer ke bank lain tanpa syarat.

Cara membuka tabungan PermataME dan syaratnya cukup mudah, silakan baca lebih lengkap di laman berikut https://www.permatabank.com/id/tabungan-retail/permatame.

Tinggalkan komentar