Menjadi Orang Tua Kebanggaan Anak

By | April 17, 2021
orang tua kebanggaan anak

Asuhlah anak sesuai dengan jamannya

Menjadi orang tua kebanggan anak – Tidak salah memang kata mutiara tersebut. Saat ini orang tua dituntut bukan sekedar membimbing sang anak, tapi sekaligus menjadi teman yang asyik untuk tumbuh dan terkembang. Terutama berkaitan dengan dunia digital. Tidak dipungkiri, anak- anak kita yang lahir pada era teknologi yang disebut generasi Z ini tidak lepas dari perangkat digital. Disinilah peran orang tua bukan menghalangi mereka mengenal smartphone namun membimbing dan menjadi orang tua yang up date dengan berbagai aplikasi yang ada di dalamnya.

Sejak pandemi, otomatis pembelajaran dilakukan secara daring. Tentu saja konsumsi internet anak bisa dibilang meningkat tajam. Mau tidak mau orang tua harus terjun langsung menemani sekaligus menjadi mentor belajar anak. Sekaligus memahami gaya belajar yang cocok buat anak- anak mereka. Disitulah orang tua harus memahami adanya perbedaan yang besar antara jamannya dengan generasi Z sehingga menjadi orang tua kebanggaan anak

Menjadi Orang Tua Update

Beruntung sekali beberapa hari yang lalu mengikuti webinar Parent Update yang diadakan SMA Pintar Lazuardi. Webinar yang bertema “Kepoin Kebiasaan dan Gaya Gen Z” menghadirkan narasumber yang mumpuni di bidangnnya yaitu Ibu Sonya Sinyanyuri dan Ibu Dyah Loreta. Hadir juga dari Bapak Ikhsan seorang yang memiliki anak berprestasi. Juga Ibu Elisa Koraag seorang influencer yang menceritakan pengalamannya mendampingi buah hatinya dalam berinternet.

parent update

Salah satu pembahasan menarik adalah bagaimana sikap generasi Z ini. Dengan mengetahui karakteristik mereka, orang tua khususnya menjadi lebih memahami dalam mendampinginya.

Kecenderungan Karakteristik Generasi Z

Generasi memiliki sikap yang jauh dari kita, diantara sikap tersebut antara lain :

  1. Visual dan kreatif

Dibanding generasi sebelumnya, generasi ini sangat kreatif. Tidak mengherankan jika mereka banyak membuat konten yang menarik yang tidak terpikirkan oleh generasi sebelumnya

  1. Digital dan streaming

Generasi ini bisa dibilang internet addict. Bahkan dalam sehari porsi waktu yang digunakan untuk akses internet sangat besar. Dalam sehari bisa melakukan streaming hingga berjam- jam.

  1. Boss for self

Dulu, ada kebanggaan tersendiri saat berprofesi menjadi PNS atau bekerja di perusahaan bonafit. Berbeda dengan generasi Z, mereka memilih untuk menjadi bos bagi dirinya sendiri. Generasi ini memiliki beberapa pekerjaan impian yang berbeda dengan jaman orang tuanya, antara lain : data analisis, digital marketer, aplication developer, praktisi medis, akuntan, spesialis SEO, ahli lingkungan, software enginer, konstruksi dan teknik serta entrepreneur.

  1. Up to date

Generasi Z memiliki rasa ingin tahu yang cukup tinggi. Mereka senang berinovasi serta mencoba. Termasuk juga mudah memahami suatu masalah serta berani mengemukakan pendapatnya

  1. Open minded

Salah satu kelebihan yang dimiliki generasi Z yaitu mudah mencerna arahan baik dari guru, mentor yang memposisikan diri sebagai teman. Serta mudah menangkap ide baru dan berpendapat secara kritis.

Dengan adanya perbedaan sifat yang signifikan tersebut membuat kita sebagai orang tua harus memahami gaya belajarnya terutama saat daring. Dahulu, belajar identik dengan suasana tenang beserta kursi dan meja. Namun kini, bagi Gen- Z memerlukan suasana yang berbeda.

Tips Belajar Online dengan Nyaman di Rumah

Terus bagaimana menciptakan suasana nyaman belajar daring bagi Gen- Z ini? Berikut ini tips belajar daring yang nyaman, antara lain:

  1. Temukan spot belajar terbaik

Gen – Z memiliki sifat terbuka termasuk juga dalam belajar. Mereka bisa belajar dimana saja yang penting nyaman bagi mereka. Bisa di ruang terbuka atau juga di ruangan khusus. Yang penting merasa nyaman untuk belajar

  1. Sediakan kebutuhan belajar anak

Sebagai orang tua untuk mendukungnya belajar, tentu saja menyediakan fasilitas yang mereka butuhkan. Termasuk fasilitas internet berkecepatan tinggi sehingga memperlancar selama belajar daring.

  1. Pilih tempat dengan pencahayaan maksimal

Tempat belajar yang fleksibel bagi Gen- Z bukan berarti boleh disembarang tempat. Yang penting tempat tersebut bagus pencahayaannya sehingga tidak membuat mata sakit. Pencahayaan yang bagus juga memperpanjang durasi konsentrasi dalam belajar

  1. Luangkan waktu untuk istirahat

Penting juga untuk istirahat selama belajar darling. Jeda sejenak mengembalikan pikiran untuk kembali fresh

  1. Sediakan cemilan

Nyemil saat belajar banyak yang percaya dapat meningkatkan konsentrasi. Belajar dengan teman cemilan bisa mengalihkan dari rasa ngantuk dan jenuh. Selain itu konsentrasi selama belajar juga dapat menguras energi. Dengan selingan sambil ngemil bisa menunda lapar selama proses belajar.

  1. Siapkan play list kesukaan

Tiap orang memiliki tipe belajar yang berbeda. Aada yang memerlukan tempat tenang sehingga tidak ada yang memecah konsentrasi. Sebaliknya ada yang sambil mendengarkan lagu. Jika untuk tipe yang kedua, ternyata juga memiliki beberapa manfaat dengan mendengarkan lagu antara lain : mengurangi stress, meningkatkan kreativitas dan meningkatkan fokus serta daya ingat.

Kondisi belajar daring tersebut jika dimanfaatkan dengan baik akan bisa memaksimalkan potensi anak. Bagaimanapun dalam belajarnya Generasi Z lebih memilih untuk mencari tahu sendiri dengan mengakses internet. Tentunya harus ada pendampingan yang tepat sehingga dapat belajar dengan baik.

SMA Pintar Blended Learning High School

Menjawab kebutuhan jaman, SMA Pintar Lazuardi sebagai salah satu lembaga pendidikan yang terus memahami kebutuhan peserta didik membuka program baru yaitu Blended Learing. Pada program ini adanya penggabungan pembelajaran tatap muka dan online dengan prosentase pembelajaran online lebih besar.

Untuk kegiatan tatap muka dilakukan seminggu sekali di home based yang berfokus pada :

  • Pengembangan ketrampilan sosial
  • Pembetukan karakter
  • Coaching karier
  • Praktikum yang tidak bisa secara online

Untuk kurikulum sendiri, SMA Pintar Lazuardi menggunakan kurikulum nasional dengan perpaduan kurikulum dari berbagai negara. Kata Pintar sendiri merupakan akronim dari Pedagogical Intelligence Architectute dimana menjadi strategi pembelajaran yang diterapkan melalui Learing Management System (LMS)

Keunggulan LMS Pintar

Diantara keunggulan dari LMS Pintar ini antara lain :

  • Multipart yaitu materi yang disampaikan merupakan materi dasar sehingga mudah dipahami siswa
  • Feedback system yang memastikan siswa aktif dalam pembelajaran dan menerima umpan balik sehingga memiliki portofolio hasil belajar yang bisa diakses dari mana saja.
  • Differentiated Learning setiap siswa memiliki diagnosistic assesment yang berbeda sesuai dengan tahap pembelajarannya
  • Multy friendly content merupakan pengemasan materi sedemikian rupa sehingga mudah dipahami oleh siswa
  • Gamification, yaitu pembelajaran di kemas dengan menyenangkan dengan menambah unsur games dalam pembelajarannya.

Kesimpulan dan Penutup

Sebagai orang tua yaang menemani Gen- Z belajar dan berkembang di tuntut untuk upto date. Bukan sekedar orang tua yang membimbing dalam belajar namun juga sekaligus menjadi teman. Salah satunya dengan memilihkan pendidikan yang sesuai dengan karakter generasi Z. Dengan demikian bisa menjadi orang tua kebanggaan anak

Author: Anis Khoir

Hai saya Anis Khoir Seorang blogger yang suka berbagai berbagai hal di blog. Untuk diskusi dan kerja sama silahkan hubungi email : achmianisa@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *