5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Memilih Diaper

Home » 5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Memilih Diaper

 

Sebelum diaper ditemukan dengan mudah dipasaran, memiliki bayi artinya harus mencuci banyak setiap hari. Seringnya bayi buang air, gumoh, mutah atau aktivitas lainnya yang membuat sering ganti baju. Dengan hadirnya diaper sangat membantu khususnya bagi seorang ibu. Bahkan bagi keluarga milenial yang memiliki bayi, diaper merupakan sebuah kebutuhan pokok dan ada anggaran khusus untuk membeli diaper setiap bulannya.  Sebetulnya ada opsi lain selain diaper sebagai popok untuk bayi yaitu clodi.

Namun harga yang lebih mahal, harus mencuci clodi serta pengeringan clodi yang lebih lama tak mengherankan banyak ibu yang lebih bertahan memilih diaper. Selain karena praktis sekali pakai langsung buang juga dengan mudah diaper ditemukan di pasaran.

 baca juga : Tips Mengatur Waktu Ala momblogger

Dengan hadirnya aneka merek, harga serta kualitas yang ditawarkan dipasaran kadang malah membuat seorang ibu menjadi galau. Seorang ibu tentu ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya termasuk dalam pengunaan diaper. Sehingga tak jarang di linimasa media social banyak yang mempertanyakan kira- kira diaper seperti apa yang cocok untuk bayi. Diaper adalah popok sekali pakai yang digunakan bayi.

Tips Memilih Popok Bayi

Bagi saya setidaknya ada 5 hal yang sering jadi pertimbangan  untuk memilih diaper.

1.    Reaksi kulit anak terhadap diaper.

Setiap anak terlahir dengan jenis kulit berbeda. Ada yang sensitif dengan artian akan mengalami ruam, merah- merah atau gatal terhadap penggunaan suatu produk diaper tertentu. Ada juga kulit bayi yang bandel terhadap semua produk diaper.

Jadi kalau membeli diaper yang pertama saya perhatikan yaitu reaksi kulit anak terhadap diaper. Kalau dalam pemakaian ada reaksi maka saya akan mengganti dengan diaper merek lainnya. Kalau tidak ada berarti aman- aman saja memakaikan diaper yang sama.

2.    Harga.

Dengan semakin besarnya permintaan pasar, produsen pun menyambut dengan banyaknya aneka merek diaper yang beredar dipasaran. Dari yang harga yang murah, standar sampai diaper premium dengan harga yang berlipat dari diaper biasa.

Saya pribadi biasanya memilih diaper standar dengan harga yang tak cukup mahal. Karena Wan termasuk yang memiliki kulit bandel, maka diaper dengan harga standar pun tak masalah baginya.

Baca juga : Menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini

3.    Tahan lama

Fungsi utama diaper adalah menahan air seni anak sehingga tak bocor kemana-mana. Maka penting sekali memilih diaper dengan daya serap yang cukup tinggi. Bayangkan jika baru saja mengganti diaper tapi kemudian bocor akan sangat mengganggu.

Selain faktor kenyamanan si anak juga perlu diperhatikan. Karena bisa jadi suatu diaper mampu menyimpan banyak namun justru akan menggangu aktivitas anak sehingga anak tak nyaman.

4.    Lembut

Sebagai popok bayi diaper secara langsung bersentuhan dengan kulit bayi bahkan pada daerah sensitif. Untuk itulah mencari diaper yang lembut sangat penting agar membuat bayi nyaman dan tidak menimbulkan iritasi.

Ada beberapa merek diaper premium yang memang di desain sangat lembut. Namun bagi saya selama tak menimbulkan iritas pada bayi cukuplah memakai produk diaper standar.

5.    Mudah membelinya

Dengan menjadikan diaper sebagai kebutuhan setiap ibu yang memiliki bayi sejalan pula dengan mudah ditemukan diaper hampir di setiap toko. Ketika bayi baru lahir saya memperhatikan betul kualitas diaper sehingga tak jarang diaper yang saya gunakan untuk anak saya tak dijual secara mudah dipasaran.

Maka untuk memperolehnya saya harus ke kota. Namun dengan semakin besarnya anak, dan kulitnya pun semakin meningkat daya tahannya. Maka saya lebih memudahkan diri untuk membeli diaper di sekitaran rumah.

Dari 5 alasan diatas semoga saja bisa membantu ibu- ibu dalam memilih diaper yang cocok untuk buah hatinya.

2 thoughts on “5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Memilih Diaper”

  1. Yang penting, yang dipakai nyaman. Soalnya anakku gampang alergi sama diapers. 😀 Tpai untuk merk tertentu, alhamdulillah aman.

    Reply

Leave a Comment