Sebelum Jingga

Foto :Koleksi Pribadi

Ku sentuh butiran embun itu

diantara dedaun yang mulai layu

Tergerus jaman yang kian jalang

Atau aku yang tak tahu menahu

Jika dian segera padam Ukiran cita ini masih setengah jalan diantara berjuta godaan jika boleh ku meminta Membawa emak ke tanah suciNya  Meski tak akan terbayarkan cintanya Setidaknya kebahagian itu hinggap di hati lembutnya Hari tak lagi pagi Begitupun siang berlahan menghilang Dan, sebelum jingga datang  Dengan ijinNya ku tahu semua akan ada jawabnya

4 pemikiran pada “Sebelum Jingga”

Tinggalkan komentar