Fakta Menarik Seputar Kalkulator Masa Subur

Di era yang serba canggih sekarang ini, aplikasi Kalkulator Masa Subur pun menjadi salah satu upaya paling praktis dalam menghitung kapan terjadinya ovulasi. Untuk mendapatkan perhitungan yang akurat, maka setiap Wanita harus mencatat siklus menstruasinya.

Menurut informasi yang didapat, seorang Wanita itu bisa hamil hanya pada waktu tertentu yang berdasarkan siklus menstruasinya, yakni sebelum dan selama ovulasi. Dengan mengetahui waktu ovulasi, maka setiap Wanita bisa memperkirakan kapan masa subur yang dimilikinya.

Nah, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan membahas beberapa fakta menarik seputar Kalkulator Masa Subur. Tanpa banyak panjang lebar lagi, yuk kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

1. Fungsi & Cara Kerja Kalkulator Masa Subur

Sebenarnya cara kerja paling mendasar dari Kalkulator Masa Subur, yaitu dengan menanyakan tanggal hari pertama haid terakhir (HPHT) dan rata-rata siklus haid. Apabila seorang Wanita tidak mengetahuinya, maka kalender akan menyarankan mereka untuk menulis atau memilih dalam waktu 28 hari.

Hal ini dianggap sebagai waktu rata-rata, karena siklus haid normal pada umumnya itu berkisar antara 21 sampai 35 hari. Jika sudah demikian, nantinya Kalkulator Masa Subur akan mengasumsikan fase luteal selama 14 hari. Lalu, apa yang dimaksud dengan fase luteal?

Perlu bunda ketahui, fase luteal itu biasanya merujuk pada waktu yang lebih singkat yakni mencapai 10 sampai 15 hari. Setelah mengetahui fase luteal, maka Kalkulator Masa Subur akan membuat prediksi hari paling mungkin subur dan mungkin mengalami ovulasi.

Apabila kalender menunjukkan bahwa siklus haid rata-ratanya adalah 15 hari, kemungkinan masa subur seorang Wanita berada di hari 17, 18, 19, dan 20 dari siklus haid. Jadi, untuk mengetahui ovulasi tersebut adalah dengan menghitung mundur 15 hari dari hari ke 35 siklus haid.

2. Tingkat Keakuratan Kalkulator Masa Subur

Menurut informasi yang didapat, sebenarnya tidak ada keakuratan dalam kalender dan Kalkulator Masa Subur. Dengan kata lain, semua hasil perhitungannya hanya bersifat waktu rata-rata saja.

Jadi penggunaan Kalkulator Masa Subur bukan untuk menentukan tanggal yang akurat dan spesifik, namun untuk mengetahui rentang waktu yang luas dan ideal. Apabila seorang wanita ingin menghitung masa subur yang sedikit lebih akurat, sebaiknya pertimbangan penggunaan aplikasi Kalkulator Masa Subur.

Namun, ada beberapa Kalkulator Masa Subur yang akan meminta suhu tubuh basal serta ciri-ciri kesuburan lainnya lebih akurat.

3. Manfaat Fungsi Kalkulator Masa Subur

Ada beberapa orang yang mencoba menggunakan kalkulator masa subur sebagai KB alami. Namun, pada umumnya seseorang akan mencari prediksi masa subur serta menghindari kegiatan hubungan intim saat kalkulator memberikan informasi bahwa mereka subur.

Kendati demikian, bunda jangan coba menggunakan cara tersebut jika tidak ingin hamil. Pasalnya, terdapat risiko yang cukup signifikan melakukan hubungan intim Ketika sedang subur. Hal itu bukan tanpa sebab, karena kalkulator masa subur hanya menggunakan tanggal dan tidak bisa memberi tahu secara pasti mengenai kapan Wanita tidak subur.

Penutup

Menurut informasi yang didapat, kalkulator masa subur bisa memahami bagaimana tubuh seorang Wanita bekerja, terlebih untuk menjadi sehat. Ya, cara tersebut menjadi sangat penting, karena bukan hanya sekedar untuk mengetahui masa subur hamil dan tidak hamilnya.

Dengan kata lain, kalkuator masa subur ini bisa juga difungsikan untuk memerika berbagai gejala-gejala ovulasi. Jadi bagi Anda yang sedang melakukan program kehamilan atau menundanya, bisa menggunakan alat tersebut sehingga tidak terjadi apa yang tidak diinginkan. Selamat mencoba

Tinggalkan komentar