5 Alasan Reksadana Pasar Uang Dipilih Investor Konservatif

By | Januari 26, 2022
reksadana pasar uang

Melakukan investasi menjadi sebuah keharusan untuk mempersiapkan finansial yang mapan di masa depan. Oleh sebab itu, lebih baik lagi bila dilakukan sedini mungkin tanpa perlu menunggu hingga memiliki cukup banyak uang. Reksadana merupakan salah satu investasi yang tidak membutuhkan modal besar, cukup dengan ratusan ribu saja. Salah satu jenis Reksadana yang paling tepat untuk investor konservatif ialah reksadana pasar uang.

Keuntungan yang kamu dapatkan nantinya cenderung stabil, sehingga resiko investasi lebih rendah. Cara menghitung reksadana pasar uang dari segi keuntungannya juga terbilang mudah. Selain menghitungnya secara manual, kamu juga bisa melihat perhitungan yang disediakan oleh platform tempat kamu membeli produk Reksadana.

5 Alasan Reksadana Pasar Uang Lebih Menguntungkan bagi Investor Konservatif

Dulu sebelum munculnya produk-produk investasi seperti sekarang kebanyakan investor konservatif lebih memilih deposito bank. Menginvestasikan uangnya ke dalam deposito bank dinilai lebih aman dari risiko investasi yang tinggi, seperti saham.

Kini dengan reksadana pasar uang para investor konservatif bisa memaksimalkan modal investasinya dalam mendapatkan keuntungan. Investor konservatif ialah seorang investor yang tidak ingin menanggung risiko tinggi ketika melakukan investasi.

Reksadana pasar uang ialah jenis Reksadana yang sebagian besar dana kelolaannya diinvestasikan ke pasar uang oleh manajer investasi. Pemilihan instrumen investasi yang sebagian besar mengacu pada pasar uang membuatnya memiliki tingkat fluktuasi harga yang cenderung stabil di pasaran. Supaya kamu lebih paham lagi tentang alasan mengapa Reksadana berbasis pasar uang lebih menguntungkan daripada deposito bank, sebaiknya kamu membaca penjelasan berikut.

Potensi Keuntungan yang Lebih TinggiAlasan Reksadana Pasar Uang Dipilih Investor Konservatif

Peluang keuntungan reksadana pasar uang lebih tinggi bila dibandingkan dengan deposito bank. Tidak heran jika alasan satu ini membuat para investor konservatif lebih memilih Reksadana berbasis pasar uang dibandingkan deposito bank. Itu karena imbal hasil yang ditawarkan deposito bank lebih rendah dibandingkan dengan keuntungan yang didapatkan dari Reksadana berbasis pasar uang.

 

Pada tahun lalu pertumbuhan Reksadana berbasis pasar uang mengalami peningkatan yang cukup baik. Sehingga mendatangkan potensi keuntungan yang lebih besar. Di masa pemilihan ekonomi seperti sekarang melakukan investasi Reksadana berbasis pasar uang bisa menjadi pilihan yang tepat.

Bebas dari Pajak

Alasannya mengapa reksadana pasar uang lebih menguntungkan bila dibandingkan dengan deposito bank ialah terletak pada biaya pajak yang dibebankan. Pada produk Reksadana jenis apa pun keuntungan yang diperoleh oleh investor tidak akan dipotong untuk membayar biaya pajak. Sehingga keuntungan yang kamu dapatkan akan utuh dan lebih maksimal. Sedangkan pada deposito bank kamu akan dibebani potongan pajak yang cukup besar.

Sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah suku bunga deposito menjadi salah satu objek pajak dan akan dipotong sebesar 20 persen. Nilai potongan tersebut tentunya akan mengurangi imbal hasil yang akan didapatkan. Sehingga para investor konservatif menganggap bahwa deposito bukanlah pilihan yang tepat untuk melakukan investasi.

Jangka Waktu Investasi Lebih Fleksibel

Pada jenis reksadana pasar uang kamu bisa mencairkan dana investasi kapan saja dan di mana saja. Tanpa perlu memperdulikan jangka waktu tenor selayaknya menyimpan uang pada deposito bank. Jadi tidak heran jika banyak orang yang menyimpan dana darurat di Reksadana berbasis pasar uang.

Kamu bisa mencairkan sewaktu-waktu ketika mengalami situasi yang mendesak, misalnya jatuh sakit, kecelakaan, mengalami bencana alam, dan situasi yang tidak bisa diprediksi lainnya.

Mudah Dicairkan

Alasannya selanjutnya yang membuat reksadana pasar uang disukai para investor konservatif karena modal investasi mudah dicairkan. Kamu tinggal menjual unit penyertaan yang dimiliki dan modal investasi akan segera dicairkan dalam waktu singkat. Berbeda dengan instrumen investasi lain yang membutuhkan proses yang cukup merepotkan untuk mencairkannya.

Bisa Dilakukan dengan Modal Kecil

Selain rendah risiko, investasi Reksadana berbasis pasar uang juga bisa dilakukan tanpa perlu modal yang besar. Reksadana termasuk instrumen investasi yang mudah dan murah sehingga bisa dijangkau oleh semua kalangan. Untuk mulai melakukan investasi kamu cukup menyiapkan uang ratusan ribu saja.

Supaya keuntungan yang didapatkan lebih maksimal sebaiknya investasi sebagian gajimu secara rutin. Cara menghitung reksadana pasar uang pada sisi keuntungannya kamu bisa memanfaatkan kalkulator investasi yang disediakan oleh platform tempat kamu membeli produk Reksadana.

Investasi Reksadana dengan Mudah dan Aman di digibank by DBS

Melalui Aplikasi digibank by DBS kamu bisa melakukan investasi Reksadana dengan lebih mudah dengan modal mulai dari Rp100 ribuan saja. Berikut 5 kelebihan membeli produk Reksadana melalui Aplikasi digibank by DBS:

Terdapat 3 Kategori Reksadana untuk Mempermudah Melakukan Investasi

Pada Aplikasi digibank by DBS terdapat 3 kategori Reksadana yang akan mempermudah kamu dalam memilih produk yang tepat. 3 kategori tersebut dibuat berdasarkan kinerja terbaik, terpopuler, dan scoring terbaik.

Semua Proses Investasi Dilakukan Melalui Satu Aplikasi

Mulai dari proses pembelian, penjualan, switch, hingga pembuatan nomor SID semuanya dapat kamu lakukan di Aplikasi digibank by DBS dengan mudah.

Terdapat 50 Lebih Pilihan Produk Reksadana

digibank by DBS telah menyediakan lebih dari 50 produk Reksadana yang bisa dipilih sesuai keinginanmu.

Modal Investasi Mulai dari Rp100 Ribu

Kamu bisa mulai melakukan investasi Reksadana dengan modal mulai dari Rp100 ribu saja. Sangat memudahkan bagi kamu yang berpenghasilan pas-pasan tapi ingin melakukan investasi.

Kamu Bisa Melakukan Investasi Secara Berkala dan Fleksibel

Kamu bisa melakukan investasi pada produk Reksadana secara berkala dan lebih fleksibel melalui Aplikasi digibank by DBS.

Segera daftarkan diri kamu untuk mendapatkan nomor SID dan mulai lakukan investasi reksadana pasar uang dengan mudah melalui Aplikasi digibank by DBS dengan aman.

Author: Anis Khoir

Hai saya Anis Khoir Seorang blogger yang suka berbagi melalui blog ini. Untuk diskusi dan kerja sama silahkan hubungi email : bunhaz@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.