Review Novel Kekasih Semusim : Tentang Cinta dan Sejarah Bangsa

By | Juni 3, 2021

Review Novel Kekasih Semusim – Beberapa hari ini waktu senggangku banyak terhabiskan untuk membaca novel Kekasih Semusim. Bisa dibilang, ini merupakan waktu terlama untuk membaca novel. Biasanya saya bisa menyelesaikan satu novel cukup sehari atau dua hari saja. Bukan karena tidak suka dengan alur ceritanya sehingga malas menyelesaikannya. Namun justru sebaliknya. Setiap membaca lembar demi lembar novel ini mengaduk emosi saya. Sehingga mau tidak mau beberapa kali berhenti membaca dan merenungi pesan yang tersirat dalam novel Mbak Dini ini.

Begitulah Mbak Dini Fitria mampu meramu novel ini dengan sangat apik. Setiap alur cerita, deskripsi tempat dan tokoh hingga diksi yang tepat membuat novel ini lain dari pada yang lain. Bukan hanya tentang cinta yang rumit ketiga tokohnya yaitu Kanaya, Nina dan Reno. Tetapi juga perjalanan hidup Eyang Yono yang syarat hikmah membuat pembaca serasa dibawa ke kota Praha dimana beliau saat ini berada.

Penasaran dengan Kekasih Semusim? Berikut ulasan lengkapnya.

Sinopsis Kekasih Semusim

Judul buku : Kekasih Semusim
Penulis : Dini Fitria
Tahun Penerbitan : 2021
Penerbit : PT. Falcon
Jumlah halaman : 412
ISBN : 987-602-6714-63-3

Novel ini bercerita tentang Kanaya yang merupakan mahasiswa tingkat akhir yang harus mengulang sidang skripsinya karena suatu hal. Di tengah keputus-asaanya karena harus tertunda kelulusannya dia mendapat ajakan sang ibu untuk ke Eropa. Tepatnya ke Praha untuk menemui narasumber yang untuk tulisannya.

Kanaya senang sekali bukan karena kebersamaan dengan sang ibu yang salaam ini memang hubungannya kurang baik. Tetapi rencana untuk bertemu dengan sang kekasih yang sedang ada di sana menjadi motivasinya. Selama ini hubungan Kanaya dengan sang kekasih disembunyikan dari Nina sang ibu. Termasuk juga dari kedua sahabat sekaligus rekan kerja Kanaya yang merupakan seorang influencer yang sedang naik daun.

Kekasih Kanaya yang bernama Reno merupakan pria sukses paruh baya. Lebih tepatnya Reno seumuran dengan sang ibu. Namun justru kematangan Reno serta kerinduan Kanaya akan sosok ayah membuat dia sangat nyaman. Selain dibanjiri dengan berbagai hadiah dan kejutan, rasa menemukan figure seorang laki-laki yang selama ini tidak kanaya dapatkan. Tidak mengherankan jika muncul hembusan gosip miring bahwa Kanaya seorang sugar baby.

Di Praha, Nina yang berprofesi sebagai penulis disibukkan mewawancarai narasumbernya yaitu Eyang Yono. Eyang Yono merupakan orang asli Indonesia yang telah dicabut warga negaranya di era presiden Soekarno.

Nina yang merupakan orang tua tunggal Kanaya fokus untuk memjamin kehidupan putrinya. Termasuk memastikan Kanaya tidak terluka oleh cinta. Sebagai ibu, Nina menutup rapat tentang lelaki masa lalunya. Namun justru hal itu yang menjadi konflik antara Kanaya, Nina dan juga Reno.

Niatan untuk mengenalkan Reno sang kekasih kepada ibunya justru akhirnya terbuka semua tabir masa lalu yang selama ini disembunyikan oleh Nina. Terus siapa sebenarnya Reno itu? Rahasia apa yang ada antara Nina dan Kanaya? Bagaimana kisah hidup Eyang Yono yang banyak menjadi guru berjalan bagi Kanaya dan Nina dan tentunya kita pembaca? Jadi, yuk baca lengkap Novel Kekasih Semusim ini.

Bukan Sekedar Novel Romansa

Membaca novel Kekasih Semusim ini bukan saya membaca tentang novel tentang cinta. Lebih dari itu, ada pesan psikologi juga di dalamnya terutama tentang parenting. Kanaya yang tumbuh tanpa sosok ayah langsung merasakan kenyamanan saat bertemu dengan Reno.

Di sisi lain, masa lalu Nina yang terluka akan cinta secara tidak langsung diberikan pada Kanaya. Sifatnya yang over protekstif dan tak ingin Kanaya mengalami nasib yang sama dengannya, justru membuat hubungan ibu anak itu tidak membaik. Terbukti Kanaya mencari cintanya sendiri dan menyembunyikan dari sang ibu.

Baca juga : Review Novel Hati Suhita

Di Lain sisi, Reno memilih Kanaya sebagai kekasih tanpa status juga tidak lepas dari cinta masa lalu. Kemiripin Kanaya dengan sang ibu bisa jadi sebab kenapa Reno langsung tertarik pada Kanaya pada pertemuan pertama

Jadi saya menyimpulkan, novel ini bukan tentang kisah cinta menye- menye, alay dan tidak realistis yang sekarang banyak ditemui di buku lainnya. Namun justru dalam Kekasih Semusim ini banyak perenungan termasuk tentang parenting, relationship dan keikhlasan seperti kata Reno :

Semua masa itu berharga sesuai waktu terjadinya. Bila tidak ada masa lalu mana mungkin ada hari ini. Banyak yang kita pelajari dari sebuah kejadian” Reno, 93.

Ikut Menikmati Praha Lewat Tulisan

Sebelum membaca novel ini bisa dibilang saya cuma tahu ada kota di Eropa bernama Praha. Namun di negara mana dan seperti apa tidak memperdulikannya. Namun setelah membaca novel ini saya akhirnya banyak browsing tentang Praha. Bisa dibilang karena “kompor” dari Mbak Dini yang menuliskan secara detail landmark serta beberapa sejarah tentang landmark tersebut. Saya jadi merasakan membaca sambil trip ke Praha bersama novel ini.

Kak Dini memang tidak main- main menggarap novel ini. Demi bisa mendiskripsikan kota Praha secara utuh dan membuat detail pada tulisan rela datang ke Praha secara langsung. Termasuk juga bertemu dengan Eyang Yono yang menjadi salah satu tokoh novel yang dikenal Kak Dini sejak tahun 2017.

Selain datang ke Praha, riset untuk menyelesaikan Novel ini perlu waktu 2 tahun. Sehingga proses awal hingga akhirnya terbit selama 4 tahun. Memang ya usaha tidak mengkiananti hasil. Dan dalam proses panjang tersebut akhirnya lahir novel yang bukan hanya sebagai hiburan namun mampu menggugah jiwa pembacanya.

Belajar Sejarah tentang Bangsa

Seperti yang saya tuliskan diatas, novel ini bukan saja tentang cinta tapi juga sejarah Bangsa Indonesia. Memang sekilas tidak selaras, namun nyatanya Kak Dini mampu meramu dan memadukan cinta dan sejarah untuk saling berdampingan dalam cerita.

Kisah Eyang Yono seorang mahasiswa di jaman Presiden Soekarno harus tercabut kewarganegaraannya karena mempertahankan pandangan politik dan idealisme-nya. Dia harus rela tidak bisa kembali ke tanah nenek moyangnya dan menetap di negara lain. Tentu menjadi pelajaran bagi kita, dengan kondisi negara seperti sekarang kita masih bersama dengan keluarga serta sanak keluarga di negara yang kita cintai ini. Sedangkan Kakek Yono sudah 32 tahun tidak menginjakkan kaki di tanah air sejak kewarganegaraannya dicabut

Membeli Novel Sambil Berdonasi

Novek Kekasih Semusim ini memang memiliki isi paket lengkap yang sayang jika dilewatkan begitu saja. Sudah seharusnya novel ini menjadi koleksi pecinta buku khususnya. Maka jangan ragu langsung menghubungi Kak Dini dengan cara DM ke instagram beliau @diary.dinifitria untuk mendapatkannya.

dini fitria dan ACT

Mbak Dini menyerahkan donasi dari royalti penjualan novel Kekasih Semusim

Dengan membeli ke penulisnya langsung, akan dapat tanda tangan dan pesan kece langsung dari Mbak Dini. Untuk harganya sendiri hanya Rp. 90.000,- . Secara nominal tidak mahal kok, karena royalty dari buku ini untuk aksi kemanusian dan edukasi melalui ACT. Projectnya yaitu untuk mewujudkan studio baca di dusun- dusun terpencil di Indonesia. Kerenkan, jadi kita bisa membeli novel sambil berdonasi.

Harapan untuk Novel Kekasih Semusim

Membaca keseluruhan isi novel Kekasih Semusim ini saya mendapatkan banyak makna dan rasa. Saya berharap novel ini nantinya divisualisasikan dalam bentuk film. Sehingga pesan serta amanat dalam novel ini tersampaikan ke banyak orang. Selain itu, saya berharap ada skuel kelanjutan dari kisah Kanaya ini. Terlebih ending yang dibuat terbuka semakin membuat penasaran bagaimana Kanaya menemukan cinta sejatinya. Terima kasih Mbak Dini Fitria telah menghadirkan bacaan yang syarat makna.

Author: Anis Khoir

Hai saya Anis Khoir Seorang blogger yang suka berbagai berbagai hal di blog. Untuk diskusi dan kerja sama silahkan hubungi email : achmianisa@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *