Anis Khoir Hai saya Anis Khoir, blogger dan konten kreator dari Tuban. Untuk diskusi dan kerja sama silahkan hubungi di media sosial atau email : achmianisa@gmail.com

Pengobatan Gejala Kanker Rahim

2 min read

kanker serviks

Mengetahui sedini mungkin gejala dapat segera melakukan pengobatan gejala kanker rahim. Penyakit yang menjadi momok bagi kaum wanita. Juga tingkat kematiannya sangat tinggi

Diantara banyak jenis penyakit yang biasa di derita oleh wanita, penyakit kanker serviks atau yang lazim disebut sebagai penyakit kanker rahim adalah penyakit yang paling ditakuti. Dan selalu membayangi para kaum hawa sekarang ini. Apalagi melihat kebiasaan hidup wanita zaman sekarang yang sudah kurang memperhatikan pola hidup sehat.

Tentunya akan mudah untuk bakteri atau pun virus menula rmelalui berbagai cara. Untuk kanker serviks ini   harus segera diantisipasi dari sejak dini, dan anda bisa segera melakukan penanganan khusus ketika gejala kanker Rahim sudah mulai terlihat. Adanya serangan penyakit ini memang tidak terlihat, karena merupakan penyakit yang menular dan tanpa disadari kehadirannya. Dan banyak wanita mengetahui adanya virus HPV ini ketika gejala awal kanker rahim sudah mulai dirasakan.

Kenali gejala kanker rahim yang biasa dirasakan oleh penderita yaitu adanya pendarahan yang tidak normal pada bagian intim. Selain itu, ada juga penderita yang merasakan rasa sakit pada organ intim juga rasa nyeri di bagian pinggul. Namun harus segera melakukan pemeriksaan dengan cepat ke dokter.

Pola hidup sehat serta melakukan pengobatan secara tradisional menggunakan cara alami juga penting sekali. Seperti pengobatan dengan ramuan kunyit putih yang banyak mengandung anti oksidan tinggi serta anti kanker yang biasa digunakan untuk pengobatan organ kewanitaan dari keputihan ataupun dari haid yang tidak teratur.

Sebenarnya pengobatan kanker mulut rahim atau kanker serviks bisa lebih mudah jika masih tahap pra-kanker. Dimana ketika sel pada leher rahim mengalami perubahan secara perlahan dan menunjukkan adanya abnormal pada sel tersebut.

Salah satu caranya dengan melakukan tes screening untuk kanker serviks atau lebih dikenal dengan pap smear. Tes pap smear ini untuk mendeteksi jika ada sel abnormal yang berpotensi berubah menjadi sel kanker. Untuk pap smear sendiri disarankan untuk wanita antara 24-29 tahun setidaknya tiga tahun sekali sedangkan diatas usia tersebut, disarankan 5 tahun sekali.

Untuk pengobatan kanker serviks atau mulut rahim tergantung tahapan yang diderita. Jika tahap awal pengobatan bisa dilakukan dengan operasi kanker serviks saja tanpa pengangkatan rahim. Ada juga pengobatan disertai dengan radiologi. Sedangkan pada tahap lanjutan maka cara yang bisa dilakukan adalah dengan pengangkatan rahim serta kemoterapi. Pada tahap ini ada resiko yang dihadapi pasien, misalnya menopause dini atau kemandulan.

Harapan Hidup Penderita Kanker Serviks atau Kanker mulut Rahim

Usia merupakan ketentuan dan hak prerogative sang pemilik hidup. Namun demikian bukan berarti seseorang pasrah ketika menderita kanker serviks dan menyerah begitu saja. Maka berusaha untuk sembuh merupakan cara untuk tidak menyerah pada kanker serviks atau mulut rahim.

Untuk itulah semakin cepat kanker serviks diketahui maka semakin mudah pula pengobatannya serta semakin tinggi harapan hidupnya. Harapan hidup dihitung dari tingkat penyebarannya dan diperhitungkan dalam lima tahun sejak didiagnosis menderita kankers serviks.

Pada stadium 1 memiliki harapan hidup 80-99 persen Pada stadium 2 memiliki harapan hidup 60-90 persen Pada stadium 3 memiliki harapan hidup 30-50 persen Pada stadium 4 memiliki harapan hidup 20 persen

Pencegahan Kanker Serviks atau Kanker Mulut Rahim

Mencegah kakker servik atau kanker mulut rahim bisa dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut :

1.Menghindari kontak dengan HPV.

HPV kepanjangan dari Human Papilloma Virus merupakan penyebab utama kanker rahim atau kanker serviks. HPV ini disebarkan dengan cara kontak langsung antara kulit penderita dengan orang lain. Selain itu HPV juga menyebab melalui organ genital, anal dan oral.

2.Tidak Merokok.

Salah satu resiko dari seorang perokok adalah lebih rentan terkena kanker serviks atau mulut rahim. Zat oksidatif pada rokok memicu sel kanker menjadi lebih ganas.

3.Melakukan vaksinasi HPV.

Vaksin HPV dilakukan sebelum seseorang terkena kanker serviks dengan tujuan untuk mencegah terjadinya infeksi. Untuk itulah vaksin HPV ini dianjurkan sebagai langkah antisipasi.

Kesimpulan

Dari uraian diatas, setelah mengetahui memiliki riwayat harus segala melakukan pengobatan kanker rahim. Meskipun kembali lagi mengenai kesembuhan di tangan Tuban. Namun manusia wajib berusaha

Anis Khoir Hai saya Anis Khoir, blogger dan konten kreator dari Tuban. Untuk diskusi dan kerja sama silahkan hubungi di media sosial atau email : achmianisa@gmail.com

2 Replies to “Pengobatan Gejala Kanker Rahim”

  1. Lebih baik mencegah sejak dini ya mbak Anis. Penyakit yang satu ini memang sering mengintai perempuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *