Sensory Play : Meronce Bahan Alam

1 min read

meronce bahan alam

Membersamai pertumbuhan serta perkembangan anak menjadi sesuatu yang membahagiakan bagi seorang ibu. Terlebih jika mampu memberikan stimulasi yang bisa memaksimalkan tumbuh kembangnya.

Stimulasi Anak Dengan Sensory Play

Stimulasi tak perlu membutuhkan bahan yang mahal dan cara yang susah. Memanfaatkan bahan alam disekitar rumah bisa menjadi permainan yang mengasikkan akan. Selain itu goal dari stimulasi bisa tercapai.

Salah satunya yang saya lakukan yaitu Sensory play meronce bahan alam. Jadi gini disela-sela memasak dan deadline ngeblog saya ingin mengisi kegiatan harian Wan semacam home schooling.

Dari bermain sensory play, baca buku atau kadang hanya nyanyi- nyanyi biasa. Khusus untuk sersory play saya agendakan setidaknya seminggu sekali. Selain untuk memenuhi pencapaian pertumbuhan Wan juga untuk tema postingan blog yang saya buat tema khusus #seninparenting.

Pengertian Sensory Play

Sebenarnya apa sih sensory play itu?. Sensory play yaitu permainan yang biasanya dilakukan pada anak usia 6 bulan sampai 3 tahun (lebih) yang bermanfaat menstimulasi indra serta membangun hubungan syaraf di otak.

Sensory play ini bisa dengan bermain ublek menggunting juga meronce. Seperti sensory play yang saya lakukan kali ini yaitu meronce dengan menggunakan bahan alam. Berhubung di samping rumah lagi tumbuh pohon papaya maka saya pergunakan tangkai daunnya untuk alat meronce.

Biasanya meronce menggunakan tali sebagai perangkai antara satu manik-manik dengan lainnya. Tapi kali ini saya menggunakan lidi. Baiklah untuk bahan yang dibutuhkan : tangkai daun papaya, lidi serta pisau untuk memotong.

Sedangkan untuk cara mainnya : potong kecil-kecil tangkai daun papaya dimana kira-kira anak dapat dengan mudah memegangnya ketika meronce. Minta anak untuk memasukkan tangkai daun yang telah dipotong kecil tadi. Beri apresiasi serta semangat ketika anak berhasil meronce.

sensory play meronce bahan alam

Manfaat sensory play meronce dengan bahan alam yaitu tangkai daun papaya ini adalah banyak sekali.

1.    Melatih konsentrasi anak. Jadi ketika anak meronce untuk bisa memasukkan lidi ke lubang tangkai daun papaya anak-anak harus konsentrasi serta focus. Agar anak tak kesulitan dan merasa tak stress ketika tidak bisa maka sesuaikan tingkat kesulitan dengan usia anak.

2.    Belajar warna. Ketika bermain anak diajak untuk mengenal warna daun yaitu hijau sehingga kosakata tentang warna bertambah.

3.    Berkreatifitas. Dengan meronce anak akan belajar membuat hasil karya meskipun dari hal yang sederhana

4.    Menghargai hasil karyanya. Ketika meronce anak akan belajar menyeleesaikan pekerjaannya sendiri. Dan ketika berhasil menyelesaikan maka anak akan merasa senang. Dan sebagai orang tua tentu memberikan apresiasi terhadap hasil karyanya.

Sebenarnya masih banyak lho manfaat meronce. Ternyata meskipun sensory play sederhana meronce banyak memberikan manfaat dalam hal stimulasi pada anak.

Avatar

2 Replies to “Sensory Play : Meronce Bahan Alam”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *