Inspirasi Dari Secangkir Kopi

Aniskhoir.com .Di titik tertentu saat rasa malas bergelayut manja untuk bisa melepaskannya perlu seribu usaha. Termasuk dengan menulis itu sendiri tak beda dengan kemalasan lainnya. Rasa malas yang ada menyebarkan virus moody dan pada akhirnya ide pun hilang kemana. Hanya berupa layar kosong meski ratusan menit mencoba tangan ini menari di atas tuts huruf. Mengambil secangkir kopi pahit sebagai mood booster dan melalang buana ke beranda blog orang lain menjadi obat malas yang mujarab.

Tujuan perjalanan blogwalking sengaja dinavigasikan ke sahabat saya di Blogger Tuban. Dengan berbagai latar blog yang berbeda memperkaya warna dunia literasi maya. Terlebih saat terdampar ke blog yang mempunyai tagline “Lembar Jejak aksara” rasanya menemukan kembali semangat untuk menulis. Blog arektuban.com yang berisi cerpen, puisi, fiksi dan motivasi ini mencirikan diri dengan penuturan bahasa sehari- hari sehingga mudah dipahami. Pun ketika menyajikan puisi, pilihan diksinya yang apik membuat pembaca dapat larut terbawa suasana.

Baca juga : Mewujudkan ke tanah suci dengan tabungan haji

Kembali lagi tentang motivasi menulis yang saya temui dari lembar jejak aksara yang katanya mengambil  inspirasi dari secangkir kopi. Di salah satu postingannya yang berjudul “ babu saja menulis” cukup mencubit saya bahwa menulis tak terkotak pada sebuah status. Modal dasarnya pun sederhana hanya bisa menuliskan kata dan banyak membaca (buku dan pengalaman). Dengan kesederhanaannya tersebut tulisan yang menginspirasi mampu merubah diri seseoran bahkan dunia. Namun kemauan untuk menulis dan berbagi kepada orang lain itulah yang tak banyak dapat dilakukan orang. Dan bersyukurlah yang memiliki blog setidaknya selain sebagai catatan dari perjalanan hidup pribadi juga   suatu saat mungkin tulisan ini bisa membantu bahkan menginspirasi orang lain untuk berbuat kebaikan.

Baca juga : Perhatikan 5 Hal berikut sebelum naik KRL

Inspirasi dapat datang dari mana saja, termasuk secangkir kopi. Sebagai penikmat kopi Djacka Artub dengan blognya arektuban.com mengambil tagline Lembar Jejak Aksara. Bagi Djacka dan kebanyakan blogger lainnya kopi selayaknya candu yang memberikan ide serta kekuatan untuk menorehkan banyak ide di blog, sehingga tak lupa “inspirasi secangkir kopi” pun dituliskan di blognya. Dcaka Artub yang asli Tuban dan sekarang mengaku sedang menjadi Babu di kota Pahlawan. Djacka Artub mengaku bahwa blog adalah sarana untuk menyalurkan kecintaannya pada membaca dan menulis. Jika ingin lebih tahu tentang blog sang pecinta kopi dan puisi langsung saja yuk kunjungi arektuban.com

Must Read

Tips Memilih Baju Lebaran Yang Anggun

Tips Memilih Baju Lebaran dengan mudah. Sebentar lagi bulan Ramadan segera berlalu. Itu artinya hari raya lebaran segera datang. Lebaran Idul Fitri selalu identik...

Pengalaman Menjual Paket Kue Lebaran Paling Laku dan Banyak Dicari

Pengalaman Menjual Paket Kue Lebaran Paling Laku dan Banyak Dicari Bisnis penjualan kue lebaran memang jadi salah satu usaha musiman yang menarik untuk dicoba. Apalagi...

Resensi dan Review Buku Biografi Idrus A. Paturusi : Dokter medan Lara

Resensi dan Review Buku Biografi Idrus A. Paturusi : Dokter medan Lara Pertama mendapatkan buku biografi Idrus Paturusi ini, saya langsung tertarik. Meskipun...