Menikmati Perbedaan Selayaknya Snada

Snada – ‘Satu Dalam Damai’

Perbedaan di antara kita pemberi warna di kehidupan Sehingga dunia tetap berputar mengiringi zaman Lihat saja disekitar kita alam berpadu berjuta raga Saling berkait menyatu diri atas sunnah Ilahi

/Reff Tapi mengapa kita manusia tiada menyadari Setiap perbedaan yang ada menjadi tragedi Kita saling bermusuhan kita saling benci Pertikaian peperangan membawa kita pada kehancuran Tapi mengapa kita manusia tiada menyadari Setiap perbedaan yang ada menjadi tragedi Kita saling bermusuhan kita saling benci Pertikaian peperangan membawa kita pada kehancuran

            Ketika membongkar “harta” lama di laptop, saya menemukan satu file yang menarik hati. Karena apa, barusan saja saya “perang mulut” alias eyel- eyelan dengan teman ku karena kita melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda. Dia melihat saya terlalu realitis dan berakibat lempeng ketika mengambil sikap. Berbeda dengan teman saya tadi, dari kaca mata saya teman tadi terlalu idealis sehingga sering berseberangan dengan masyarakat pada umumnya Sehingga, tak mengherankan beberapa kali mendapat gelar cerewet dari orang yang merasa terganggu dengan sikapnya.

           

         Kembali pada nasyid tadi agaknya saya mulai insyaf, inilah sebenarnya indahnya perbedaan yang kami miliki. Jika kami mempunyai sifat yang sama persahaban kami aneh jadinya. Coba bayangkan, jika kita sama-sama realitis seperti saya, maka tak ada yang berani berspekulasi untuk maju, atau sebaliknya jika kami sama- sama idealisme, bisa juga orang yang tak mengenal kami menganggap kami “garis keras”. Sehingga saya mulai menikmati perbedaan ini dan dari perbedaan ini kami bisa saling mengisi. Seandainya pelangi berwarna merah saja, atau satu warna saja maka tidak bisa menjadi himpunan warna yang berbeda namun tetap menawarkan kecantikan di dalamnya .

          Contoh diatas hanya satu diantara dua individu tentang suatu perbedaan karakter. Berbeda kasusnya jika dalam bangsa ini yang berbinekha Tunggal Ika. Berbagai perbedaan suku, agama, budaya, atau makanan sekalipun tak akan menjadi masalah besar jika saling menghormati dan menerima perbedaan itu. Tentunya dengan demikian akan memperkaya khasanah bangsa :).

Berita sebelumyaSawang Sinawang
Berita berikutnyaTentang Wanita

Must Read

Tips Memilih Baju Lebaran Yang Anggun

Tips Memilih Baju Lebaran dengan mudah. Sebentar lagi bulan Ramadan segera berlalu. Itu artinya hari raya lebaran segera datang. Lebaran Idul Fitri selalu identik...

Pengalaman Menjual Paket Kue Lebaran Paling Laku dan Banyak Dicari

Pengalaman Menjual Paket Kue Lebaran Paling Laku dan Banyak Dicari Bisnis penjualan kue lebaran memang jadi salah satu usaha musiman yang menarik untuk dicoba. Apalagi...

Resensi dan Review Buku Biografi Idrus A. Paturusi : Dokter medan Lara

Resensi dan Review Buku Biografi Idrus A. Paturusi : Dokter medan Lara Pertama mendapatkan buku biografi Idrus Paturusi ini, saya langsung tertarik. Meskipun...