Purnama Ke Tiga

By | Februari 23, 2013

Menanti sampai datang purnama ke tiga sungguh lama. Meskipun pada purnama ke tiga nantinya aku harus kehilangan dia. Meniti hidup baru yang penuh liku dan kebahagian tentunya. Kadang, enggan aku beranjak menuju purnama ke tiga, yang di sana “status” diri akhirnya harus terubah karena hukum negara dan agama. Ada perasaan yang tak siap, bahagia, ragu, rindu menjadi satu. Apalagi ada yang mengatakan bahwa di sanalah akhir sebuah petualangan. Menghitung hari berjalan agaknya begitu pelan. Sampai waktu terhabiskan dengan angan untuk segera datang purnama ke tiga. Meninggalkan “status” lama dan bersamanya menghadapi kehidupan sesungguhnya. Hanya ada harapan, semoga diriku dan dia berada dalam ridhoNya.

Secuil kegalauan hati

menuju Purnama

ke tiga

Author: Anis Khoir

Hai saya Anis Khoir, blogger dan konten kreator dari Tuban. Untuk diskusi dan kerja sama silahkan hubungi di media sosial atau email : achmianisa@gmail.com

5 thoughts on “Purnama Ke Tiga

  1. fralfath

    Selamat bersiap menulis di "lembaran hidup baru". Semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, wa rohmah. 🙂
    wah, bisa menikah muda. Hehe,mungkin sudah direncanakan/dicita-cita kan ya? 🙂

    Reply
  2. Anis Khoir

    Amiin..
    moga terlaksana dan tak ada halangan sampai purnama ke tiga.
    yang di cita-citakan adalah segera menyempurnakan separuh dien, hehe, kalau masalah muda dan tua itukan cuma hitungan angka tahun, tak menjamin juga kesiapan kan mbak,? 🙂

    Reply
  3. Anonim

    Meskipun pada purnama ke tiga nantinya aku harus kehilangan dia.–>

    Pasti yang dimaksud adalah kehilangan aku, iya kan?
    😛
    tenang, aku sudah sering ditinggalkan. life must go on. jika ada yang pergi pasti akan ada yang datang. dulu saat aku ditinggal dina, aku sangat sedih. tapi kemudian Allah memberikan anti sebagai ganti.
    #eh apaan sih ini? Kok kayak adegan di buku 'sang pemimpi' saat Ikal jemput Arai setelah ayahnya meninggal tapi ikal merusak mainan Arai tapi justru Arai yang menenangkan. Iya nggak sih?
    Mwahahaha jebule ada yang salah aul, itsmeGR, ckakaka

    Reply
  4. Anis Khoir

    nikah bukan akhir segalanya to?, makanya ndang nyusul#ben tambah galau 😛

    Reply
  5. An

    hihi.. an juga punya cerita soal hitungan purnama.. s/d purnama setahun malah.. lho?

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *